Wayne Rooney Dukung Thomas Tuchel Tetap Latih Timnas Inggris

Pandangan Rooney: Thomas Tuchel Tetap Pilihan Terbaik untuk Inggris

Thomas Tuchel baru saja mengalami pahitnya kekalahan di semifinal Piala Dunia 2026 setelah Inggris ditumbangkan Argentina 2-1. Meski menuai kritik, terutama soal keputusan pergantian pemain yang dianggap terlambat, mantan kapten Timnas Inggris Wayne Rooney tetap memberikan dukungannya. Menurut Rooney, FA seharusnya mempertahankan Thomas Tuchel sebagai pelatih kepala, kecuali Pep Guardiola benar-benar tersedia untuk diangkat.

Dalam The Wayne Rooney Show, Rooney menyatakan, “Saya tidak melihat ada pelatih lain yang tersedia saat ini, kecuali kita bisa mendapatkan Pep Guardiola. Jika Pep tersedia, mungkin Anda bisa merekrutnya.” Pernyataan ini menegaskan bahwa meskipun Tuchel gagal membawa pulang trofi, ia tetap dianggap sebagai sosok berkualitas tinggi yang layak diberi kesempatan kedua.

Mengapa Rooney Tetap Percaya pada Tuchel?

Rooney menilai bahwa pelatih top sejati selalu belajar dari kesalahan. “Saya pikir dia adalah manajer kelas atas, dan yang dilakukan manajer top adalah mereka belajar dari kesalahan, lalu berkembang dan menjadi lebih baik,” ujarnya. Baginya, memecat Tuchel hanya akan membuat FA kesulitan mencari pengganti yang setara, karena tidak ada nama lain yang sebanding selain Guardiola.

Wayne Rooney

Namun, Rooney juga menyoroti satu kelemahan Thomas Tuchel: minimnya pengalaman di Piala Dunia. “Dia belum berpengalaman di Piala Dunia. Kami mengalami hal yang persis sama dengan Fabio Capello dulu. Piala Dunia berbeda, Anda perlu merasakan lingkungannya, dan sekarang dia sudah merasakannya,” tambah Rooney. Hal ini menjadi alasan kuat untuk tetap mempertahankannya agar pengalaman tersebut bisa dimanfaatkan di turnamen mendatang.

Kontrak Tuchel yang Dipertanyakan

Tuchel awalnya diangkat pada Januari 2025 dengan kontrak 18 bulan yang berfokus memenangkan Piala Dunia. Namun pada Februari lalu, FA justru memberikan perpanjangan kontrak dua tahun sebelum turnamen dimulai. Rooney menganggap keputusan itu sedikit aneh. “FA mengatakan Tuchel datang untuk memenangkan Piala Dunia dan membawa Inggris ke level berikutnya. Agak aneh jika prioritasnya adalah Piala Dunia, tetapi Anda memberikan kontrak dua tahun sebelum benar-benar pergi ke Piala Dunia,” kritiknya.

Meski begitu, Rooney tetap percaya bahwa Thomas Tuchel adalah pilihan terbaik untuk memimpin Inggris menuju Euro 2028. “Saya masih menganggap dia sama baiknya dengan pelatih mana pun di luar sana untuk memimpin kami ke turnamen berikutnya,” tegasnya.

Kesalahan dalam Pemilihan Skuad

Salah satu kontroversi terbesar selama masa persiapan Piala Dunia adalah keputusan Tuchel meninggalkan pemain-pemain seperti Trent Alexander-Arnold, Cole Palmer, Phil Foden, Morgan Gibbs-White, dan Adam Wharton dari skuad 26 orang. Sebagai gantinya, ia membawa Jordan Henderson, Trevoh Chalobah, dan Ivan Toney. Rooney menilai langkah ini merupakan kesalahan.

“Anda tidak bisa memenangkan Piala Dunia dengan skuad yang hanya senang berada di kamp. Anda butuh perdebatan, pemain yang berani berbicara dan tidak selalu setuju dengan pelatih. Anda butuh pemain dengan kepribadian, pendapat, dan karakter sendiri yang kadang bisa mempertanyakan manajer. Pelatih top justru menyukai hal itu, karena bisa berdiskusi dan berdebat,” jelas Rooney.

Ia menambahkan bahwa melihat ke belakang, Tuchel pasti menyesali keputusan tersebut. Namun, pengalaman ini justru akan membuatnya lebih bijak dalam memilih skuad untuk turnamen-turnamen selanjutnya.

Kesimpulan: Bertahan atau Beralih?

Thomas Tuchel memang gagal membawa Inggris juara Piala Dunia 2026, tetapi Wayne Rooney meyakini bahwa FA sebaiknya tidak terburu-buru mengambil keputusan. Kecuali Pep Guardiola tersedia, tidak ada kandidat yang lebih baik dari Tuchel saat ini. Dengan pengalaman pahit di Piala Dunia yang sudah dirasakan, Tuchel diharapkan mampu belajar dan membawa Inggris lebih jauh di Euro 2028. Bagi Rooney, kesetiaan dan kesabaran adalah kunci untuk membangun tim yang benar-benar tangguh.