Dua pemain bek kanan andalan Inggris, Jarell Quansah dan Reece James, dipastikan absen saat tim nasional menghadapi Republik Demokratik Kongo pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Keputusan ini diambil setelah keduanya masih bergelut dengan cedera dan tidak mengikuti latihan terakhir sebelum pertandingan yang digelar di Atlanta, Rabu waktu setempat.
Kondisi Cedera Quansah dan James
Manajer Inggris, Thomas Tuchel, mengonfirmasi bahwa Quansah mengalami cedera pergelangan kaki saat laga melawan Panama di fase grup. Bek pinjaman Bayer Leverkusen itu harus ditarik keluar pada menit ke-63 dan digantikan Djed Spence. Sementara itu, Reece James masih dalam masa pemulihan cedera hamstring yang ia dapatkan saat melawan Ghana pada pertandingan grup kedua.
“Mereka sudah mendekati pemulihan. Secara karakter cedera, Jarell sedikit lebih maju dibanding Reece,” ujar Tuchel dalam konferensi pers. “Namun persaingan untuk masuk skuad pertandingan kali ini sangat ketat, jadi kami harus memastikan mereka benar-benar siap. Fokus utama kami adalah memulihkan mereka agar tersedia dalam waktu dekat.”
Opsi Pengganti di Posisi Bek Kanan
Dengan absennya dua pemain kunci tersebut, Tuchel kemungkinan akan kembali mempercayakan posisi bek kanan kepada Djed Spence. Pemain Tottenham ini sebelumnya tampil sebagai pemain pengganti saat melawan Panama dan juga pernah dimainkan sebagai bek kiri di laga pembuka melawan Kroasia.
Alternatif lain adalah memindahkan Ezri Konsa dari posisi bek tengah ke kanan. Pemain serba bisa Aston Villa itu sudah pernah menjalani debut di timnas sebagai bek kanan pada tahun 2024, saat manajer sebelumnya Gareth Southgate memujinya karena mampu meredam pergerakan winger Brasil Vinicius Jr.
Keputusan Tuchel dan Kritik terhadap Komposisi Skuad
Cedera beruntun di sektor bek kanan memicu pertanyaan tentang keseimbangan skuad Inggris di Piala Dunia ini. Sebelum turnamen dimulai, bek Newcastle Tino Livramento mundur karena cedera betis, sehingga Trevoh Chalobah dipanggil sebagai opsi bek tengah. Tuchel menegaskan bahwa Chalobah ditempatkan di posisi tengah, sementara Quansah dan Spence menjadi pelapis di sisi sayap.
Yang menarik, Trent Alexander-Arnold dari Real Madrid tidak masuk dalam skuad. Ia hanya bermain sekali di bawah asuhan Tuchel karena cedera dan tidak dipilih dalam pemusatan latihan pra-turnamen.
“Pertama-tama, saya percaya pada pemain saya,” kata Tuchel. “Tidak ada gunanya terlalu larut dalam masalah. Yang penting adalah mencari solusi. Ini olahraga tim. Kami ingin Reece dan Jarell bersama kami, tapi sekarang mereka cedera. Pemain lain akan tampil dan kami akan menyelesaikan pertandingan ini sebagai sebuah tim, apa pun yang terjadi.”
Persiapan Menghadapi DR Congo
Pertandingan melawan DR Congo akan berlangsung pada pukul 17.00 BST dan disiarkan langsung oleh BBC One serta iPlayer. Inggris lolos ke babak 32 besar setelah meraih kemenangan 2-0 atas Panama dan hasil imbang tanpa gol melawan Ghana. Tuchel sendiri belum memutuskan formasi pasti, namun ia menegaskan akan tetap berpegang pada rencana adu penalti warisan Southgate jika pertandingan berlanjut ke babak tos-tosan.
Duel melawan Afrika Tengah ini menjadi ujian bagi kedalaman skuad Inggris. Dengan absennya dua bek kanan utama, semua mata tertuju pada Djed Spence atau Ezri Konsa untuk mengisi posisi krusial tersebut.
Kesimpulan
Cedera Quansah dan James memaksa Inggris harus beradaptasi cepat di babak gugur Piala Dunia 2026. Tuchel mengandalkan pemain pelapis seperti Spence dan Konsa untuk menjaga soliditas pertahanan. Keputusan ini sekaligus menunjukkan betapa pentingnya memiliki skuad yang fleksibel dan siap siaga di turnamen sebesar ini. Apakah Inggris mampu melewati rintangan tanpa dua bek kanan andalannya? Kita tunggu hasil pertandingan nanti malam.
