Alessandro Circati resmi pindah ke Benfica. Bek tim nasional Australia atau Socceroos itu dilepas Parma dan bergabung dengan raksasa Liga Portugal tersebut dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai 20 juta euro atau sekitar 33 juta dolar AS. Pemain berusia 22 tahun ini langsung menyebut kepindahannya ke Benfica sebagai sebuah kehormatan besar sekaligus keistimewaan.
Kepindahan Alessandro Circati ke Benfica menjadi babak baru dalam karier bek muda kelahiran Italia itu. Ia juga menjadi deretan pemain Socceroos yang sukses menembus kompetisi Eropa pada bursa transfer kali ini. Sebelumnya, sejumlah pemain Australia seperti Lucas Herrington dan Nestory Irankunda juga telah lebih dulu hijrah ke klub-klub Eropa.
Detail Transfer Alessandro Circati ke Benfica
Kesepakatan antara Parma dan Benfica sebenarnya sudah berjalan cukup lama dan akhirnya rampung pada bursa transfer musim panas ini. Benfica dilaporkan harus merogoh kocek hingga 20 juta euro untuk memboyong Circati dari Serie A ke Primeira Liga, kasta tertinggi sepak bola Portugal. Nilai tersebut menunjukkan betapa tingginya apresiasi Benfica terhadap potensi pemain muda ini.
Circati menandatangani kontrak berdurasi lima tahun yang akan mengikatnya di Benfica hingga 2031. Dengan demikian, ia resmi menjadi bagian dari klub yang pernah dua kali menjadi juara Eropa dan bermarkas di Lisbon. Kepindahan dari Italia ke Portugal ini juga menjadi tantangan baru bagi Circati di luar Serie A.
Sambutan Alessandro Circati untuk Suporter Benfica
Dalam pesan yang disampaikan melalui situs resmi klub, Circati tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Ia mengaku sangat antusias untuk segera bermain di hadapan para Benfiquistas, sebutan untuk suporter Benfica, dan bertekad memenangkan sebanyak mungkin gelar bersama klub barunya. “Ini adalah kehormatan besar, sebuah keistimewaan. Saya sangat bahagia, tidak bisa lebih bahagia lagi,” ujarnya.
Circati juga mengaku kagum dengan Estadio da Luz atau Stadium of Light, stadion kebanggaan Benfica yang terkenal di seluruh dunia. “Saya tidak sabar. Saya baru saja melihat stadionnya sekarang. Luar biasa, dan saya sangat, sangat bersemangat untuk bermain,” tambah pemain kelahiran Italia tersebut. Kekagumannya terhadap atmosfer stadion Benfica menunjukkan bahwa ia siap menghadapi tekanan bermain di klub sebesar Benfica.
Posisi dan Kemampuan Adaptasi
Ketika ditanya soal adaptasi dengan gaya permainan Benfica, Circati merasa tidak akan kesulitan. Ia menilai dirinya adalah pemain yang sangat mudah beradaptasi dan bisa dimainkan di berbagai peran bek tengah, baik dalam formasi empat bek maupun tiga bek. “Saya yakin butuh sedikit waktu untuk beradaptasi, tapi saya akan berusaha melakukannya secepat mungkin dengan bantuan rekan setim dan staf pelatih,” tuturnya.
Perjalanan Karier Circati dari Perth Glory ke Serie A
Sebelum bersinar di Eropa, Circati menempuh pembinaan usia muda di Perth Glory, klub asal Australia Barat. Pada 2021, ia menjalani trial bersama Parma dan akhirnya memutuskan kembali ke akar Italia-nya untuk bergabung dengan klub yang bermarkas di Emilia-Romagna tersebut. Keputusan itu terbukti tepat karena kariernya di Serie A berkembang sangat pesat.
Musim lalu, bek muda ini menjadi salah satu pemain kunci Parma yang finis di peringkat ke-12 klasemen akhir Serie A. Secara keseluruhan, Circati mencatatkan 96 penampilan untuk Parma, termasuk 37 laga di Serie A, dengan dua gol. Ia juga berperan penting dalam keberhasilan Parma merebut gelar Serie B musim 2023/24 dan mempertahankan diri dari degradasi pada dua musim berikutnya.
Performa apiknya juga berlanjut di level tim nasional. Circati tampil dalam empat pertandingan Piala Dunia yang dilalui Socceroos dan kini telah mengoleksi 17 caps bersama timnas Australia dengan satu gol. Pengalaman bermain di panggung Piala Dunia ini menjadi modal berharga saat ia bersaing memperebutkan tempat di lini belakang Benfica.
Ucapan Perpisahan Parma untuk Alessandro Circati
Parma secara resmi melepas Circati dengan memberikan penghormatan khusus melalui pernyataan resmi klub. Dalam pernyataan tersebut, klub asal Italia itu menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi Circati selama berseragam Parma. Presiden Parma Kyle J Krause, CEO Federico Cherubini, dan seluruh keluarga Parma Calcio turut mengucapkan terima kasih serta mendoakan kesuksesan pemain berusia 22 tahun itu di babak kariernya berikutnya.
Parma juga menyoroti kontribusi besar Circati sejak bergabung pada 2021. Selain mencatatkan hampir 100 penampilan, ia dinilai sebagai sosok kunci yang membawa Parma meraih gelar Serie B dan bertahan di Serie A. Ucapan perpisahan yang hangat ini menandakan bahwa Circati meninggalkan Parma dengan kesan yang sangat baik.
Gelombang Transfer Pemain Australia ke Eropa Semakin Deras
Kepindahan Circati melengkapi daftar panjang pemain Socceroos yang hijrah ke Eropa dalam beberapa pekan terakhir. Lucas Herrington, misalnya, baru saja pindah dari MLS ke Hull City, sementara Nestory Irankunda bergabung dengan Sporting, rival terbesar Benfica, dari Watford. Nishan Velupillay juga resmi pindah dari Melbourne Victory ke FC Ingolstadt 04, klub kasta ketiga Jerman, pada hari yang sama dengan kepindahan Circati.
Tidak berhenti di situ, sejumlah laporan juga mengaitkan nama striker Norwich City, Mohamed Touré, dengan klub-klub papan atas Eropa. Fenomena ini menunjukkan bahwa pemain Australia, terutama mereka yang tampil di Piala Dunia, sedang menjadi primadona di bursa transfer Eropa. Dengan semakin banyaknya talenta Australia yang berkarier di liga-liga top, persaingan di level tim nasional pun diyakini akan semakin meningkat.
Kesimpulan
Kepindahan Alessandro Circati ke Benfica menjadi babak baru yang menjanjikan dalam karier pemain muda berusia 22 tahun tersebut. Dengan nilai transfer yang besar, kontrak jangka panjang, dan panggung Estadio da Luz yang legendaris, ia memiliki peluang besar untuk terus berkembang di Eropa. Kepindahan ini juga menjadi bukti nyata bahwa kerja keras Circati selama bertahun-tahun membuahkan hasil yang manis.
Bagi Benfica, kehadiran Circati menambah kekuatan lini belakang mereka dengan pemain yang sudah terbukti di Serie A dan Piala Dunia. Sementara bagi timnas Australia, semakin banyaknya pemain yang merumput di kompetisi Eropa top adalah kabar baik menjelang berbagai turnamen internasional yang akan datang. Semua mata kini tertuju pada bagaimana Circati menjalani babak barunya bersama Benfica.
